Desa Fiktif dapat Dana Desa, Sri Mulyani temukan Kejanggalan

Foto : Wawancara Sri Mulyani (sinarharapan.co)
Temuan kementrian keuangan atas Desa tidak berpenghuni mengundang polemik pasca mendapat bantahan dari Kementerian Desa kepolisian pun kini siap mengusut kasus tersebut keributan ini terjadi Senin lalu saat warga meminta perangkat desa mengklarifikasi aliran dana untuk proyek lapangan.

Warga menuntut transparansi dalam pengelolaan dana pembangunan. Dihari yang sama temuan Menteri Keuangan atas Dana Desa juga menyita perhatian pasalnya dalam rapat dengar pendapat dengan komisi bidang keuangan DPR Sri Mulyani menyebut ada Desa tidak berpenghuni yang menerima aliran dana bantuan, anggota komisi bidang keuangan DPR pun akan mengevaluasi tata kelola anggaran negara

"Kami mendengar beberapa masukan sekarang karena adanya transfer yang ajek dari APBN maka sekarang muncul desa-desa baru yang bahkan tidak ada penduduknya hanya untuk bisa mendapatkan, jadi kita ingin melakukan verifikasi terhadap munculnya fenomena tersebut karena mereka melihat adanya hak atau adanya jumlah uang yang ditransfer setiap tahunnya." Pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani

Kemudian dijawab oleh Anggota Komisi XI DPR Fraksi PDI Perjuangan
"Saya akan meminta paparan dari pusat kajian keuangan negara kan ada di badan keahlian bagian tiap satu semester sekali menerbutkan buku kita lihat chek dan rechek." 

Terkait temuan itu menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi berdalih tidak ada pemberian dana untuk desa tidak berpenghuni.

"Dari telaah kita ada desa yang memang penduduknya sudah tidak ada, jadi bukan hantu dalam arti ada dana kesana desa nya sudah tidak ada misalnya di jawa timur yg saya tau sendiri dampak lumpur lapindo itu ada 5 desa yang memang harus exodus harus hilang dan tidak ada kemudian dana desa yang mengalir." Pernyataan Menteri Desa PDTT RI Abdul Halim Iskandar

Menurut penggiat anti korupsi Dana Desa rentan dikorupsi oleh kepala daerah kerugian negara akibat korupsi bisa mencapai puluhan miliar

Menteri Dalam Negeri Tito karnavian pun telah mengirim tim untuk mengusut dugaan Desa fiktif di sejumlah wilayah
"Tim kita sudah bergerak kesana bersama dengan pemerintahan provinsi dan kapolda sultra tadi ada disini pak Merdisyam udah tau juga ini ada 4 yang diduga katanya itu fiktif  atau tidak ada penduduknya berarti diberikan anggaran." Diucapkan Oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Selain lintas Kementerian DPR selaku pengawas anggaran juga berperan penting dalam tata kelola keuangan negara khususnya dana desa berbagai modus korupsi pun sedianya dapat dideteksi sedari dini.

Posting Komentar

1 Komentar

Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)