Sudut Pandang Jokowi mengenai Pemindahan Ibu Kota

(Sumber : Instagram Joko Widodo)

Ini gagasan lama, bahkan sejak era Presiden Soekarno. Sebagai bangsa besar yang sudah 74 tahun merdeka, Indonesia belum pernah menentukan merancang sendiri Ibu Kotanya.

Ibu Kota Indonesia pernah pindah ke Yogyakarta dan Bukit Tinggi sebelum kembali kejakarta sampai saat ini.

Namun kesenjangan ekonomi antara Jawa dan Luar Jawa makin meningkat. Pemindahan Ibu Kota keluar Jawa dapat mendorong pembangunan, ekonomi, dan pendidikan merata sesuai dengan visi Indonesia Sentris.

Jakarta saat ini tidak hanya sebagai Ibu Kota, tetapi juga sekaligus pusat bisnis, keuangan, perdagangan dan jasa. Beban nya sudah terlalu berat.

Memindahkan pusat Pemerintahan membantu Jakarta menyelesaikan masalah kemacetan, polusi, banjir, dan kepadatan penduduk.

Selain itu beban Pulau Jawa yang hanya 6% luas Indonesia tapi dihuni 54% total penduduk juga akan berkurang.

Pulau Jawa juga berada diaera cincin api bencana yang rentan gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami.

Kita perlu memiliki Ibu Kota yang lebih baik, yang mewujudkan Indonesia Sentris. Pemerintahan telah melakukan kajian mendalam selama beberapa tahun dan studi intensif terutama selama tiga tahun terakhir.

Kesimpulan kajian Pemerintahan, Lokasi Ibu Kota baru yang ideal adalah di Kalimantan Timur.
Kenapa Kalimantan Timur :
1. Resiko bencana alam minimal
2. Berada ditengah-tengah Indonesia
3. Dekat dengan kota yang sudah berkembang yakni Balikpapan dan Samarinda
4. Infrastruktur terbilang lengkap
5. Pemerintahan sudah menguasai lahan sekitar 180.00 Ha

Ibu Kota baru akan mencerminkan Kebhinnekaan dan Kekayaan alam Indonesia. Serta pembangunan yang bersahabat dengan alam. Ibu Kota yang akan menjadi simbol Indonesia Maju.

Joko Widodo

Posting Komentar

7 Komentar

Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)